Rasulullah di Makkah berusaha menyebarkan dakwah dengan memerintahkan hijrah ke Habasyah, lalu datang ke Thaif walau belum berhasil juga. Rasulullah kemudian menawarkan Islam diantara kabilah yang datang ke Makkah dan mengatakan:
من رجل يحملني إلى قومه فيمنعني حتى أبلغ رسالة ربي، فإن قريشا قد منعوني أن أبلغ رسالة ربي
"Siapakah orang yang sudi membawaku ke kaumnya dan melindungiku hingga aku (bisa) menyampaikan risalah rabbku, sungguh Qurays telah menghalangiku menyampaikannya"
(Abu Dawud, 3960 dan lainnya. Disahihkan Syaikh Albani)
من رجل يحملني إلى قومه فيمنعني حتى أبلغ رسالة ربي، فإن قريشا قد منعوني أن أبلغ رسالة ربي
"Siapakah orang yang sudi membawaku ke kaumnya dan melindungiku hingga aku (bisa) menyampaikan risalah rabbku, sungguh Qurays telah menghalangiku menyampaikannya"
(Abu Dawud, 3960 dan lainnya. Disahihkan Syaikh Albani)
Ketika Allah menghendaki tegaknya agama, bertemulah Nabi dengan 6 orang utusan Khazraj, salah satu diantara mereka mengatakan pada yang lain:
يا قوم، تعلمون والله إنه للنبي الذي توعدكم به يهود، فلا يسبقنكم إليه - وكان اليهود في بلادهم معهم ويستفتحون به عليهم - فأجابه إلى الإسلام.
Wahai kaumku, ketahuilah demi Allah bahwa (Muhammad) itu nabi, dimana Yahudi mengancam kalian dengannya - Yahudi tinggal bersama di negeri mereka dan meminta tolong untuk beroleh kemenangan atas mereka (Aus dan Khazraj) dengan nabi - akhirnya, mereka (orang Khazraj) tersebut menerima Islam.
(Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah 1/81-83; Ibnu Sa'd, Tabaqat 1/219).
-------------------------------------
Sobat, umat Anshar terpilih mendapatkan kemuliaan menjadi penolong Rasulullah, padahal kesempatan itu dilewatkan penduduk Thaif, bahkan dilewatkan orang Yahudi yang tahu akan kebenaran namun tidak mengikutinya
اللذين أتيناهم الكتاب يعرفونه كما يعرفون آبنائهم
"Orang-orang yang kami berikan al-kitab mengenalinya (Muhammad) sebagaimana mereka mengenali anak-anak mereka".
يا قوم، تعلمون والله إنه للنبي الذي توعدكم به يهود، فلا يسبقنكم إليه - وكان اليهود في بلادهم معهم ويستفتحون به عليهم - فأجابه إلى الإسلام.
Wahai kaumku, ketahuilah demi Allah bahwa (Muhammad) itu nabi, dimana Yahudi mengancam kalian dengannya - Yahudi tinggal bersama di negeri mereka dan meminta tolong untuk beroleh kemenangan atas mereka (Aus dan Khazraj) dengan nabi - akhirnya, mereka (orang Khazraj) tersebut menerima Islam.
(Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah 1/81-83; Ibnu Sa'd, Tabaqat 1/219).
-------------------------------------
Sobat, umat Anshar terpilih mendapatkan kemuliaan menjadi penolong Rasulullah, padahal kesempatan itu dilewatkan penduduk Thaif, bahkan dilewatkan orang Yahudi yang tahu akan kebenaran namun tidak mengikutinya
اللذين أتيناهم الكتاب يعرفونه كما يعرفون آبنائهم
"Orang-orang yang kami berikan al-kitab mengenalinya (Muhammad) sebagaimana mereka mengenali anak-anak mereka".
Sobat, orang yang tahu kebenaran belum tentu menetapinya sob!, orang Yahudi tidak menerima kebenaran karena nabi yang turun ternyata bukan dari kaum mereka.
Namun, penghalang hidayah itu bukan hanya ini sob!, kadang kedudukan menjadi penghalang hidayah sebagaimana pemuka Qurays di Makkah. Kaddang pula ketakutannya atas kaumnya menjadi penghalang, sebagaimana yang terjadi pada Heraclius, kaisar Romawi.
Sob, ketiadaan atau sedikitnya penghalang ini yang barangkali menjadi sebab mudahnya hidayah itu turun bagi orang-orang awam kebanyakan, beda hal dengan pemuka yang takut dengan kedudukan, atau orang kaya yang takut dengan hartanya.
Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.
Wallahua'lam.
-----------------------
Disarikan dengan penambahan dari Mukhtasar Sirah Sahihah karya Sulaiman al-'Udah, hlm. 141-143.
Namun, penghalang hidayah itu bukan hanya ini sob!, kadang kedudukan menjadi penghalang hidayah sebagaimana pemuka Qurays di Makkah. Kaddang pula ketakutannya atas kaumnya menjadi penghalang, sebagaimana yang terjadi pada Heraclius, kaisar Romawi.
Sob, ketiadaan atau sedikitnya penghalang ini yang barangkali menjadi sebab mudahnya hidayah itu turun bagi orang-orang awam kebanyakan, beda hal dengan pemuka yang takut dengan kedudukan, atau orang kaya yang takut dengan hartanya.
Semoga Allah memberikan hidayah kepada kita semua.
Wallahua'lam.
-----------------------
Disarikan dengan penambahan dari Mukhtasar Sirah Sahihah karya Sulaiman al-'Udah, hlm. 141-143.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar