Ibnu
Taimiyah –rahimahullah- mengatakan[1]:
“...kemudian,
satu hal yang menakjubkan bahwa Rafidhah mengingkari celaan terhadap Ali bin
Abi Thalib –radhiyallahuanhu-, tetapi mereka mengkafirkan Abu Bakar, Umar, dan
Usman –radhiyallahuanhum-, mengkafirkan mereka dan yang memberikan loyalitas
kepada mereka. Muawiyah –radiyallahuanhu- dan pendukungnya tidaklah mereka
mengkafirkan Ali, namun yang mengkafirkan Ali adalah Khawarij al-Mariquun[2],
sedangkan Rafidhah lebih buruk dari Khawarij. Jika Khawarij mengingkari celaan,
maka hal ini bukti inkonsistensi mereka.
Maka bagaimana jika Rafidhah yang mengingkari (celaan)?.
Tidak
diragukan lagi bahwa mencela shahabat itu tidak dibolehkan: baik yang dicela
itu Ali, Usman, atau selain keduanya. Barangsiapa yang mencela Abu Bakar, Umar,
dan Usman maka dosanya lebih besar daripada orang yang mencela Ali”.
Wallahua’lam.
Pangkalan Bun, 12 Syawal 1440
H/14 Juni 2019 M.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar