Sabtu, 22 Juni 2019

Shahabat Pertama yang Hijrah ke Madinah


sumber gambar: library.islamweb.net

Imam Bukhari meriwayatkan dari Bara’ bin Azib menyebutkan:

أَوَّلُ مَنْ قَدِمَ عَلَيْنَا مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ثُمَّ قَدِمَ عَلَيْنَا عَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ وَبِلَالٌ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُم
“Yang pertamakali datang kepada kami (dari Muhajirun) adalah Mush’ab bin Umair, Ibnu Umi Maktum, kemudian datang kepada kami Ammar bin Yasir dan Bilal –radhiyallhuanhum-[1]“.
Dalam riwayat lain disebutkan:
أَوَّلُ مَنْ قَدِمَ عَلَيْنَا مُصْعَبُ بْنُ عُمَيْرٍ وَابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ وَكَانَا يُقْرِئَانِ النَّاسَ فَقَدِمَ بِلَالٌ وَسَعْدٌ وَعَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ ثُمَّ قَدِمَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ فِي عِشْرِينَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Yang pertamakali datang kepada kami adalah Mush’ab bin Umair, Ibnu Umi Maktum, dan keduanya mengajarkan al-Qur’an kepada manusia (Anshar). Kemudian datanglah Bilal, Sa’d , Ammar bin Yasir, kemudian datang Umar bin Khattab bersama 20 shahabat Rasulullah hingga datanglah Rasulullah[2]”.

Ibnu Ishaq dan Ibnu Sa’d menyebut bahwa shahabat pertama yang datang ke Madinah dari kaum Qurays dari Bani Makhzum adalah Abu Salamah Abdullah bin Abdul Asad, dimana ia hijrah setahun sebelum Baiat Aqabah. Sebelumnya, ia hijrah ke Habasyah dan kembali ke Rasulullah di Mekkah. Ketika agamanya diusik, ia kemudian berhijrah ke Madinah setelah mendengar Islamnya sebagian Anshar[3].
Jadi, siapa yang lebih dulu?.
Ibnu Hajar menunjukkan jalan tengah dari riwayat yang sepertinya bertentangan ini antara Mush’ab dan Abi Salam, manakah yang lebih dulu berhijrah dengan membedakan motif hijrah mereka. Mush’ab hijrah ke Madinah dengan tujuan untuk tinggal di Madinah dan mengajarkan Islam kepada kaum muslimin berdasar perintah Rasulullah, sedangkan Abu Salamah hijrahnya karena lari menyelamatkan agamanya dari kaum Musyrik Makkah. Sehingga keduanya yang pertama hijrah dengan sebabnya sendiri[4].
Jalan tengah dari sisi lain, bisa dikatakan bahwa Abu Salamah hijrah dengan keluarganya, sebagamana riwayat Muslim dari Ummu Salamah ia mengatakan:
أَيُّ الْمُسْلِمِينَ خَيْرٌ مِنْ أَبِي سَلَمَةَ أَوَّلُ بَيْتٍ هَاجَرَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
“Siapa dari kaum muslimin yang lebih baik dari Abu Salamah, keluarga pertama yang hijrah kepada Rasulullah[5]”.
Namun, dikatakan pula bahwa istri shahabat yang pertamakali datang ke Madinah adalah Ummu Salamah, ada juga pendapat lain yang mengatakan Ummu Abdullah binti Abi Khatsmah; istri dari ‘Amir bin Rabiah[6].
Wallahua’lam.

Diadaptasi dari Mukhtasar Sahih Sirah Nabawiyah karya Hamad bin Sulaiman al-‘Udah, hlm. 158-159. 
Mendawai Pangkalan Bun, 20 Syawal 1440 H/22 Juni 2019.




                [1] Bukhari, Sahih, 4/252, 8/81; Muslim, Sahih, 4/1779.
                [2] Bukhari, Sahih, 4/264.
                [3] Ibnu Hisyam, Sirah Nabawiyah, 2/122; Ibnu Sa’d. Tabaqat, 1/255.
                [4] Ibnu Hajar, Fathul Bari, 7/261.
                [5] Muslim, Sahih, 2/632.
                [6] Baihaqi, Dalailun Nubuwwah, 2/460; Ibnu Hajar, Ishabah, 13/223.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Al-Mizzi, Ibnu Taimiyah dan Penjara Ibnu Hajar mengisahkan dalam biografi al-Mizzi bahwa ia pernah mengalami cobaan dengan dipenjara, perist...