Minggu, 31 Maret 2019

Kemenangan atas Tatar karena Tauhid dan Ittiba’


gambar: en.ppt-online.org

Ibnu Taimiyah mengatakan[1]:
Ketika manusia memperbaiki keadaan mereka dan membenarkan tata cara istighatsah kepada Rabb-nya, Allah memenangkan mereka atas musuhnya dengan kemenangan yang mulia, dan Tatar[2] belum pernah dikalahkan dengan kekalahan seperti ini sama sekali, hal itu karena mereka meluruskan tauhid mereka kepada Allah –Azza wa Jalla- dan dan menerapkan ketaatan kepada Rasulllah yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya, karena Allah menolong rasul-Nya dan orang yang beriman di dunia dan di akhirat”.

Faidah
1. Tamkin di muka bumi baru akan terjadi dengan kuatnya agama yang benar dalam jiwa.
2.  Ibnu Taimiyah menyebutkan: “...hal itu karena mereka meluruskan tauhid mereka kepada Allah –Azza wa Jalla- dan dan menerapkan ketaatan kepada Rasulllah...”, dengan ini orang akan paham mengapa disyaratkan dua hal ini untuk menggapai kemenangan.
3. Ini cara Islam, bukan cara Machiavelli yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan.

Dikutip dengan perubahan dari as-Sabil ila al-Izz wa at-Tamkin, hlm. 35-36 karya Syaikh Abdul Malik Ramadhani –hafidzhullah-.



                [1] Ibnu Taimiyah, Talkhis Kitab al-Istighatsah, 2/731-738.
                [2] Kadang disebut Tatar, kadang disebut Mongol. Untuk  pemakaian istilah ini sekarang, Tatar digunakan untuk menyebut bangsa yang tinggal di Rusia Timur, Siberia, dan Semenanjung Crimea, sedangkan Mongol untuk menyebut yang tinggal di Cina dan Afghanistan. Mahmud Syakir, ad-Daulah al-Abbasiyah Vol. 2 dalam Tarikh al-Islami, (Beirut: Al-Maktab al-Islami, Cet. 6, 1421 H), hlm. 329.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Al-Mizzi, Ibnu Taimiyah dan Penjara Ibnu Hajar mengisahkan dalam biografi al-Mizzi bahwa ia pernah mengalami cobaan dengan dipenjara, perist...