Jalur Perdagangan Darat dan Laut antara Islam dengan Eropa
gambar: muslimheritage
Muhammed al-Arusy al-Matwy[1]
Tersebarnya
Islam di luar Jazirah Arab otomatis mengharuskan adanya benturan dengan
kekuatan yang berkuasa waktu itu, kekuatan terbesar masa itu adalah Persia di
Timur dan Kekaisaran Byzantine di Barat. Islam mampu mengalahkan Persia dengan
mudah, hingga negeri-negeri Persia masuk ke dalam wilayah Islam hingga mereka
memilki peran yang baik dalam persatuan dan peradaban Islam.
Adapun
Byzantine, maka Islam berhasil menguasai wilayah mereka di Asia dan Eropa.
Benturan antara Islam dan Byzantine merepresentasikan benturan antara Islam dan
Kristen di Afrika, Asia, dan Laut Tengah. Persinggungan di wilayah yang
disebutkan di atas juga menjadi jalan masuk peradaban Islam ke Eropa.
Pintu masuk
utama bagi Peradaban Islam ke Eropa adalah: 1) Andalus[2],
2) Sisilia di Italia, 3) Perang Salib[3],
4) Jalur Konstantinopel[4],
5) Hubungan Perdagangan antara Timur dan Barat.
Masing-masing
jalur ini memiliki peran besar dalam mentransfer Peradaban Islam ke Eropa, jika
perang Salib berlangsung selama 2 abad yang menjadikan adanya persinggungan
antara Timur dengan Barat, bukan suatu hal yang sembarangan jika dikatakan
bahwa Perang Salib salah satu jalur transfer peradaban yang paling menonjol dan
paling banyak kuantitasnya dari Islam menuju masyarakat Eropa. Selesai.
[1] Dalam karyanya al-Hurub as-Salibiyah fi
al-Masyriq wa al-Maghrib, (Dar al-Gharb al-Islami, Cet. 2, 1982), hlm. 154-155.
[2] Jazirah Iberia, maksudnya Spanyol dan
Portugal sekarang. Hal itu karena Islam bertahan di sana selama sekitar 8 abad.
[3] Dulu tidak dikenal dengan istilah ini, namun
disebut dengan Serangan Eropa. Belakangan baru disebut dengan Perang Salib
karena tentara Kristen menggunakan tanda salib ketika berperang. Terjadi selama
lebih dari dua abad, dari serangan pertama mereka tahun 440 H hingga terusirnya
mereka selama-lamanya dengan jatuhnya kota Acre, markas terakhir mereka di
tangan Asyraf, penguasa Mamalik tahun 690 H.
[4] Istanbul sekarang, dulu kota ini didirikan
oleh Constantine, kaisar Romawi pada abad IV dan berhasil dikuasai Turki Usmani
pada tahun 1453 M.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar